Sebutan “orang gila” atau “dungu” seolah menjadi makanan sehari-hari oleh keluarga Pak Gugun.
Laki-laki asal Desa Bojong Kasih, Kec. Kadupandak, Kab. Cianjur tersebut memilih untuk merawat Istrinya dijauhi oleh orang sekitar karena dianggap ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).
Pak Gugun menceritakan bagaimana rasanya menjaga wanita tercintanya yang mengidap cacat mental.
“Banyak yang bilang saya “dungu” karena mau merawat wanita ODGJ. Padahal, saya sangat mencintanya karena saya sudah berkomitmen dengannya,” sebuah jawaban sederhana dari Pak Gugun.
Betapa hancurnya hati Pak Gugun setiap hari mendengar cibiran orang.
