Wakaf Terjemah Quran untuk Muslim, Mualaf dan calon Muslim di Jepang

Wakaf Terjemah Quran untuk Muslim, Mualaf dan calon Muslim di Jepang

Jadikan Harta sebagai penyelamat ! Mulai wakaf dari 450 Rb Anda sudah bisa turut wakaf 1 Terjemah Al Quran.

Dana tersedia
Rp 122.197.993

Tentang Program

Terdata lebih 50.000 orang di Jepang telah memeluk Islam antara tahun 2010 hingga 2020, menurut studi yang dilakukan oleh Tanada Hirofumi dari Universitas Waseda. Dan data ini terus betambah sampai tahun ini, Maasyaa Allah.

Quran sebagai kalamullah, mengajarkan prinsip-prinsip logika, penalaran, dan kebijaksanaan. Dalam alam pikiran yang rasional, banyak atheis di Jepang menemukan kedalaman dan hikmah dalam ajaran Islam yang membuat mereka penasaran untuk lebih memahaminya. Inilah salah satunya penyebab mengapa Islam terus berkembang.

PW

Paguyuban Warga Jepang

Berhasil mengajak 15.146 orang untuk berdonasi
Rp 5.168.856.657
Berkah Ramadhan

Berkah Ramadhan

Berhasil mengajak 2.020 orang untuk berdonasi
Rp 671.039.390
RU

Rubah

Berhasil mengajak 2.334 orang untuk berdonasi
Rp 525.632.264
fundraiser

Yuk jadi Fundraiser
program ini

Berita Terbaru

25 Sep 2026

“Mengapa Muslim Tidak Boleh Makan Babi?” Pembuka Percakapan tentang Islam di Jepang

-


Sensei Kyoichiro Sugimoto bersama Quran Terjemah Bahasa Jepang hadir di luar ruang komunitas Muslim pada Exchange Event di Mirai Crea, Hiroshima University, mengajak peserta mengenal budaya Indonesia dan konsep halal. Bagi peserta yang juga merupakan warga Jepang, pembahasan konsep halal bukan hanya tentang makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi oleh umat Muslim. Topik ini menjadi ruang untuk bertanya dan memahami lebih jauh alasan di balik ketentuan dalam Islam.

Salah satu peserta menyampaikan:“Menurut saya, tidak ada masalah membicarakan halal sebagai bagian dari budaya Indonesia. Menarik juga untuk mengetahui mengapa umat Muslim tidak diperbolehkan makan daging babi.”. Respons sederhana ini menunjukkan bahwa ketertarikan untuk mengenal Islam dapat dimulai dari pertanyaan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Percakapan tentang halal dapat berkembang menjadi pertanyaan tentang ajaran Islam. Dari sana, seseorang dapat memiliki kesempatan untuk belajar lebih jauh. Bagi masyarakat Jepang yang ingin memahami Islam, Al-Quran Terjemah Bahasa Jepang menjadi salah satu sarana untuk melanjutkan proses tersebut melalui bahasa yang mereka pahami. Inilah salah satu alasan mengapa pembinaan dan edukasi Islam terus diperluas ke ruang-ruang di luar komunitas Muslim. Al-Qur’an tidak hanya berhenti pada orang yang pertama kali menerimanya. Apa yang dipelajari seseorang dapat menjadi percakapan yang membuka kesempatan bagi orang lain untuk mengenal Islam.

Di Hiroshima University, percakapan mengenai budaya Indonesia dan halal telah menjadi salah satu ruang bagi peserta non-Muslim Jepang untuk mengenal lebih jauh tentang bagian dari ajaran Islam yang mungkin sebelumnya belum mereka pahami. Inilah langkah kami dalam menghadirkan Al-Qur’an di tengah ruang kehidupan masyarakat Jepang, bukan hanya sebagai mushaf yang didistribusikan, tetapi juga sebagai sumber yang dapat membantu seseorang bertanya, belajar, dan memahami suatu fenomena dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk, kita lanjutkan membagikan Quran terjemah Bahasa Jepang sekaligus pembinaan mualaf dan syiar dakwah di negeri matahari terbit. Semoga ini menjadi bekal kita untuk #PulangDenganBahagia.

Kami memberikan peluang amal saleh Sahabat Cinta Quran untuk juga bisa mendukung Program Wakaf Quran Terjemah Jepang, melalui link berikut: https://syafa.at/quranjepang 

HA

Hamba Allah

3 menit yang lalu

Rp 150.000

HA

Hamba Allah

20 menit yang lalu

Rp 150.000

semoga bermanfaat dan mendapat pahala di mudahkan dalam karir sehat hutang lunas
Yuk aminkan doa saudara kita
HA

Hamba Allah

28 menit yang lalu

Rp 450.432

HA

Hamba Allah

33 menit yang lalu

Rp 450.000

HA

Hamba Allah

46 menit yang lalu

Rp 450.000

Semoga wakaf ini bermanfaat mengalir dan membawa keberkahan Allah dalam kehidupan
Yuk aminkan doa saudara kita