Ada sebuah amalan yang pundi-pundi pahalanya mengalir saat kita sibuk bekerja, tertidur lelap bahkan ketika sudah meninggal dunia. Ini adalah amal jariyah.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

Ceria Mereka adalah bahagia kita, ikut andil dalam membahagiakan mereka dengan sedekah untuk kebutuhan para santri Tuna Netra.
Ada sebuah amalan yang pundi-pundi pahalanya mengalir saat kita sibuk bekerja, tertidur lelap bahkan ketika sudah meninggal dunia. Ini adalah amal jariyah.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
14 Aug 2026
Empat Halaman, Satu Tekad: Santri Takhassus Sam’an Uji Kekuatan Hafalan Juz 29
-

Pada Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, di Ruang Mushola Asrama Putri Pesantren Tunanetra Sam’an Cinta Qur’an berlangsung kegiatan murojaah jam’i bersama Ustadzah Listya dan santri kelas Takhassus.
Pada pekan ini, para santri melaksanakan murojaah Juz 29 secara bersama-sama dengan suasana yang khusyuk, tertib, dan penuh konsentrasi. Murojaah dilakukan sebagai bagian dari rutinitas santri untuk menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki sekaligus memastikan hafalan tetap lancar dan kuat.
Dalam pelaksanaannya, setiap santri mendapatkan bagian sebanyak empat halaman untuk dimurojaah. Metode ini diterapkan agar santri tidak hanya mampu mengingat hafalan secara keseluruhan, tetapi juga mampu mempertahankan konsentrasi ketika membaca bagian tertentu secara berurutan.
Pembagian empat halaman juga menjadi salah satu cara untuk menguji kekuatan hafalan santri. Dengan bagian hafalan yang telah ditentukan, santri dituntut untuk mengingat ayat secara tepat, memperhatikan urutan ayat, serta menjaga kelancaran bacaan tanpa terlalu bergantung pada bantuan orang lain.
Ustadzah Listya turut menyimak jalannya murojaah dan memberikan koreksi apabila terdapat kesalahan dalam bacaan, baik berupa kekeliruan lafaz, urutan ayat, maupun penerapan tajwid. Koreksi tersebut menjadi bagian penting dalam proses menjaga kualitas hafalan agar tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi juga kuat dan tepat dalam bacaannya.
Bagi seorang penghafal Al-Qur’an, murojaah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan tahfidz. Hafalan yang telah diperoleh perlu terus diulang agar tetap melekat dalam ingatan. Karena itu, kegiatan murojaah jam’i menjadi sarana bagi para santri untuk saling menyimak, melatih konsentrasi, sekaligus membangun kedisiplinan dalam menjaga hafalan.
Suasana pagi di mushola pun dipenuhi lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Dengan tertib, para santri menyetorkan dan mengulang hafalan yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka. Meskipun setiap santri memiliki tingkat kekuatan hafalan yang berbeda, mereka terus berusaha mempertahankan hafalan dengan penuh kesungguhan.
Melalui kegiatan murojaah ini, para santri Takhassus Sam’an tidak hanya dilatih untuk menghafal, tetapi juga untuk menjaga, menguatkan, dan mempertanggungjawabkan hafalan yang telah mereka miliki. Empat halaman yang dibaca pada pagi itu menjadi bagian kecil dari perjalanan panjang mereka dalam menjaga Kalamullah di dalam hati.
Hamba Allah
25 menit yang lalu
Rp 150.000
Hamba Allah
7 jam yang lalu
Rp 150.000
Hamba Allah
10 jam yang lalu
Rp 150.000
Hamba Allah
10 jam yang lalu
Rp 150.000
Hamba Allah
14 jam yang lalu
Rp 100.000