Guncangan gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 yang menghantam Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 lalu telah mengubah segalanya. Sebanyak 47 nyawa saudara kita melayang, dan lebih dari 5.000 jiwa kini terpaksa kehilangan tempat tinggal.
Salah satu titik paling memprihatinkan berada di kawasan utara Kabupaten Manggarai. Tepatnya di Posko Barang Kolong, Kecamatan Reo, sekitar 1.300 jiwa kini harus rela berdesak-desakan berbagi tempat di bawah tenda darurat. Kondisi di lapangan sangat berat: listrik padam total, Puskesmas Reo hancur, dan akses jalan menuju beberapa titik terputus.
