Sahabat, hidup sebagai Lansia tak semudah ketika muda. Kondisi fisik sudah tak sekuat dulu, panca indera seperti penglihatan dan pendengaran sudah tak setajam masa lalu. Lantas, bagaimana dengan kehidupan Lansia namun disaat yang sama ia adalah dhuafa?

Tentu sungguh berat hidup sebagai Lansia Dhuafa. Tidak sedikit dari mereka hidup dalam keprihatinan yang luar biasa. Hidup sebatang kara, tinggal ditempat kumuh, perabotan apa adanya, alas tidur yang tak layak, bisa disebut jauh dari kata bersih.

Kebutuhan sehari-hari mereka didapat dari belas kasih orang lain, kadang ada, namun lebih banyak tidak adanya. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang, kehidupan para Lansia dhuafa semakin memprihatinkan, krisis pangan dan kurang mendapat perhatian.

Islam dengan indah mengajarkan kepada kita, syariat berbakti kepada orangtua, terlebih jika mereka sudah lanjut usia. Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban setiap anak, bakti kita kepada mereka semoga bisa menjadi jalan yang dapat menghantarkan kita ke dalam SurgaNya.

Dengan spirit berbakti kepada orangtua, Griya Yatim & Dhuafa mengajak #SahabatDermawan dan #OrangBaik untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan pangan para Lansia Dhuafa sebagai tanda bakti kita pada mereka.
Semoga yang kita berikan (sekecil apapun) bisa menjadi amal shalih terbaik kita. Aamiin