Kalau melihat Masjid Al Falah di depan mata, mungkin kamu mengernyitkan kening. Sulit memercayai, kalau masjid usang ini adalah calon pusat syiar Islam di pelosok Tapanuli Utara, Sumatra Utara.
Namun itulah kenyataannya. Masjid Al Falah yang berlokasi di Dusun Soporaru, Kec. Pangaribuan, ini akan menjadi Islamic Center pertama di Tapanuli Utara (Taput). Dari sinilah, kelak, koordinasi kekuatan dakwah Islam akan menyebar, Insya Allah.

Namun sebelum sampai ke sana, warga harus berjuang keras. Dana pembangunan belum terkumpul utuh. Sempat ada bantuan dari Pemkab, namun jamaah gunakan untuk perbaikan masjid yang memang sudah usang.
Masjid yang berukuran 8x8 m2 ini sempit. Jika shalat berjamaah seperti tarawih atau shalat Ied, ada sekitar 60 orang yang tak kebagian tempat. Akhirnya, terpaksa pasang terpal plastik seadanya.
“(Masjid) Perlu direlokasi untuk syiar Islam, warga di pedalaman Taput lainnya yang berasal dari daerah minoritas, bisa bersekolah dan mondok di sini,” harap Pak Nazhan, mewakili warga.

Islam adalah minoritas di Tapanuli Utara. Persentasenya hanya 4,76% dari total penduduk. Untuk menguatkan akidah umat, keberadaan Islamic Center sangat urgent di sini.
Sobat, di kampung berpenduduk 139 orang ini memang tidak ada bangunan megah. Warga yang hanya bermata pencaharian petani sederhana ini hidup penuh kekurangan. Ketiadaan kendaraan umum dan akses jalan rusak menambah kesan ‘tertinggal’.


Namun, jika Allah membukakan hati kita, insya Allah patungan kita ini bisa mewujudkan Islamic Center pertama di Tapanuli Utara. Bangunan kokoh yang akan menjadi pusat dakwah Islam, tempat bernaung saudara muslim kita di sana.
Mulai dari 100 Ribu, patungan pembangunan Islamic Center dengan mengikuti langkah berikut:
