Bantu Ibu Bisa Membaca Quran Agar Bisa Mengajarkan Anaknya.

Bantu Ibu Bisa Membaca Quran Agar Bisa Mengajarkan Anaknya.

Bantu Saudara Muslim supaya bisa terbebas dari Buta Aksara Quran, InsyaaAllah setiap huruf yang mereka Baca mengalirkan pahala Untuk kita

Dana tersedia
Rp 13.364.489

Tentang Program

RU

Rubah

Berhasil mengajak 3.934 orang untuk berdonasi
Rp 787.422.649
SC

sosmed cq

Berhasil mengajak 174 orang untuk berdonasi
Rp 38.679.782
Berkah Ramadhan

Berkah Ramadhan

Berhasil mengajak 154 orang untuk berdonasi
Rp 33.234.486
fundraiser

Yuk jadi Fundraiser
program ini

Berita Terbaru

25 Sep 2026

IBBQ di Lebak – Banten: Korbankan Waktu Bekerja untuk Belajar Al Quran!

-


Setengah jam tepatnya pukul 8.30 WIB (Sabtu, 12 September 2026) sebelum dimulai training Kelas IBBQ tampak para peserta (23 orang) sudah berkumpul duduk manis di Balai Pertemuan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Fadhilah di Kampung Kampung Penyaweyan, Desa Wantisari, Kecamatan Leuwi Damar, Kabupaten Lebak – Banten.

Ponpes yang baru berdidirikan 3 tahun lalu di tanah kebun pertanian karet milik Pemerintah yang bersetatus hak guna usaha (HGU) tak seperti kita bayangkan pesantren besar dengan bangunan yang memadai, namun di Ponpes ini tempat belajarnya hanya sebuah balai panggung beralas kayu berukuran 3 x 9 meter dengan tanpa dinding (terbuka). Sedangkan untuk tempat menginapnya terdapat 5 kobong / asrama yang setiap kobongnya hanya berukuran 2,5 meter X 2, 5 meter, merupakan bangunan panggung yang alas dan dindingya terbuat dari papan dan kayu sangat sederhana bahkan nyaris seperti kendang kambing.

Di balai panggung tersebut, saat itu tampak riuh dan hangat, suasana semakin hangat, ketika Ustaz Budi Abdurrahim memulai training dengan pendekatan komunikasi menggunakan bahasa sunda dicampur bahasa Indonesia. Gelak tawa para peserta dan senyum renyah mewarnai pemelajaran, seolah-olah mereka tak merasakan beban belajar baca Al Quran, bahkan tampak mereka begitu menikmati prosesi transfer ilmu sang trainer. Training pun begitu interaktif serta peserta pun pro aktif mengikuti prosesi belajar pembelajaran tersebut. Peserta bapak-bapak yang hadir hari itu begitu bersemangat datang, mereka rela meninggalkan aktivitas mencari nafkahnya demi pembelajaran ini, begitu juga ibu-ibu yang hadir selama satu hari ini rela meninggalkan aktivitas rumah tangganya. Bayangkan mereka sudah hadir 1 jam sebelum acara training di mulai, ya mereka sudah hadir pukul 8.00 WIB hadir di Lokasi.

Menjelang siang cuaca mulai panas menyengat, Desa ini merupakan kawasan perbukitan ditambah saat ini tengah musim kemarau, sudah 6 bulan lamanya hujan tak turun, sehingga halaman belakang balai yang beralas tanah tampak berdebu ketika kita berjalan. Para peserta yang mayoritas bermatapencaharian sebagai buruh tani ini sangat menikmati prosesi belajar baca Quran. Mereka dengan sungguh-sungguh hadir mengikuti training ini, meskipun hari mengorbankan aktivitas mencari nafkahnya. Seperti yang diutarakan salah satu peserta bernama Herni (49 tahun) seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mempunyai dan 2 anak ini mengatakan pembelajaran dalam kelas IBBQ ini diluar perkiraannya, ternyata menyenangkan dan ia menikmati prosesi pembelajarannya

“Mudah-mudahan ‘aya manfaatna ka urang’ (ada manfaatnya untuk saya). Penyampaiannya nyaman, happy jadi ga ada beban apa-apa peserta sangat happy. Kabayang (kebayang) awalna mah ngaji teh seperti ngaji biasa jadi beban karena malu belum bisa, tapi dari cara baca hurufnya jadi tahu dan panjang pendeknya,” ungkapnya.

Bu Herni menambahkan biasanya di kampungnya (Sukasari) masyarakat kalau ngaji tidak diajari Belajar membaca Al Quran membaca huruf hijaiyahnya.

“Biasa ngaji disini itu istilahnya ngaji denge (ngaji dengar) jadi ngajinya melalui lisan tidak membaca. Nah kalau belajar seperti tadi (training IBBQ) jelas ‘jabar jeberna’ (membaca huruf hijaiyahnya),” pungkasnya. Hal senada diutarakan pimpinan Ponpes Nurul Fadhilah Kyai Lukman Hakim (46 Tahun), menuurutnya metode pembelajarannya bagus sangat menyenangkan membaca makhrojul hurufnya dan mudah dipahami. Metode ini bagus sangat mudah dipahami peserta. Para peserta yang terdiri ibu-ibu rumah tangga dan bapak-bapak yang bekerja sebagai petani dengan lahan sendiri atau buruh ini sangat menikmati proses pembelajaran baca Al Quran yang di lakukan tim trainer IBBQ.

“Terus terang mereka itu (peserta) butuh training ini, terbukti mereka sangat antusias datang kesini dengan mengorbankan waktunya untuk belajar, mereka meninggalkan aktivitas mencari nafkahnya demi belajar Al Quran,” pungkas Kyai Lukman Hakim.

Jazakumullah khairan katsiran atas dukungan sahabat. Semoga setiap jejak kebaikan Sahabat menjadi bekal untuk #PulangDenganBahagia.

Selain itu Sahabat juga bisa mendukung program pengentasan buta aksara quran di Indonesia melalui program Indonesia Bisa Baca Quran melalui link berikut : https://syafa.at/re-ibbq

HA

Hamba Allah

5 menit yang lalu

Rp 2.000

HA

Hamba Allah

37 menit yang lalu

Rp 150.000

Assalamu'alaikum, kmren aku genap 3 tahun bpk/ibu. Doakan semoga aku tumbuh baik ya bpk/ibu, baik akhlaknya, ilmunya, juga sehat jiwa raganya, besar cintanya pada agama dan alquran. Smga aku bisa belajar, sekolah dan meneguk ilmu seluas luasnya. Ilmu yg kelak melahirkan kebaikan untuk dunia dan akhirat. Aamiin. Jazakallah khairan bpk/ibu🙏🏻
2 orang mengaminkan doa ini
HA

Hamba Allah

13 jam yang lalu

Rp 150.247

HA

Hamba Allah

17 jam yang lalu

Rp 150.242

Hamba Allah

Hamba Allah

23 jam yang lalu

Rp 15.000