📖 Di Tanah Sakura Kami Bersujud
Kisah Masjid As-Sholihin Yokohama
Di negeri yang jauh dari tanah air, di antara gugurnya bunga sakura yang memikat dunia, ada kerinduan yang tidak semua orang melihatnya… kerinduan untuk bersujud dengan tenang di rumah Allah.
Menjadi muslim di negeri minoritas bukanlah perjalanan yang mudah. Ada masa ketika shalat harus dilakukan berpindah-pindah tempat. Ada masa ketika ayat suci hanya bergema di ruangan kecil yang dipinjam seadanya. Ada masa ketika mimpi memiliki masjid sendiri terasa begitu jauh dan mustahil.
Namun Allah menumbuhkan harapan itu… melalui tangan-tangan sederhana.
Masjid As-Sholihin Yokohama lahir bukan dari kekuatan materi segelintir orang. Masjid ini berdiri dari tetesan keringat para pekerja migran Indonesia yang hidup jauh dari keluarga dan kampung halaman. Dari gaji yang mereka sisihkan sedikit demi sedikit. Dari doa yang mereka panjatkan dalam sujud panjang di negeri rantau.
Lebih mengharukan lagi, perjuangan ini tidak hanya milik satu komunitas. Dukungan mengalir dari umat Islam di berbagai penjuru dunia. Dari orang-orang yang mungkin tidak pernah datang ke Jepang, tetapi hatinya terpanggil untuk ikut menyalakan cahaya Islam di tanah sakura.
Kini, perjuangan itu ingin diabadikan dalam sebuah buku berjudul:
“Di Tanah Sakura Kami Bersujud: Kisah Masjid As-Sholihin Yokohama.”

Buku ini bukan sekadar cerita. Buku ini adalah dokumen sejarah. Buku ini adalah saksi bahwa sebuah masjid di negeri minoritas dapat berdiri dari wakaf dan persatuan umat.
Buku ini akan menjadi warisan bagi generasi muslim di masa depan… agar mereka tahu bahwa masjid ini lahir dari keikhlasan, pengorbanan, dan cinta kepada rumah Allah.
🌿 Dan hari ini… Anda memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah tersebut.
Kami membuka program partisipasi pendanaan penerbitan buku ini, dengan rincian kebutuhan:
📖 Cetak Buku : Rp 140.000
🚚 Distribusi Dakwah : Rp 30.000
✍️ Apresiasi Penulis : Rp 30.000
✨ Total Infaq Penerbitan Buku: Rp 200.000 / eksemplar

Bayangkan…
Setiap buku yang tercetak akan dibaca banyak orang. Setiap halaman akan menginspirasi perjuangan umat.
Setiap kisah yang menyentuh hati akan menjadi aliran pahala yang terus mengalir.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Melalui buku ini, insya Allah Anda sedang menanam dua amal sekaligus: sedekah jariyah dan ilmu yang bermanfaat.
Jangan biarkan sejarah ini hanya menjadi cerita…
Jadilah bagian dari orang-orang yang ikut menuliskannya. Dari tangan Anda… buku ini akan tercetak. Dari keikhlasan Anda… kisah perjuangan umat akan hidup sepanjang masa.
Mari ikut menghadirkan cahaya Islam di negeri sakura.
Mari menjadi bagian dari jejak sejarah Masjid As-Sholihin Yokohama.