




Marrakesh sendiri merupakan kota wisata dan kota terbesar dan terdekat ke pusat gempa. Banyak bangunan dan situs warisan dunia di kota ini.
Montasir Itri, warga desa pegunungan Asni dekat pusat gempa, mengatakan sebagian besar rumah di sana rusak. “Tetangga kami berada di bawah reruntuhan dan orang-orang bekerja keras untuk menyelamatkan mereka dengan menggunakan sarana yang tersedia di desa,” katanya.


Sobat Gheras Kita tidak pernah tahu kapan bencana terjadi, di mana akan terjadi, kepada siapa akan diberi.
Kita tidak pernah bisa menolak ketetapan yang telah terjadi. Bencana hadir bisa jadi untuk menguji mereka yang terdampak langsung. Tapi tak hanya mereka, kita yang tidak berada di lokasi bencana pun sejatinya juga diuji. Jika mereka diuji dengan keikhlasan dalam menerima ketetapanNya. Maka kita diuji keikhlasannya dalam membantu mengatasi bencana serta dampaknya yang terjadi.

Melihat gempa yang begitu dahsyatnya, Gheras Indonesia sebagai lembaga kemanusiaan ingin mengajak sobat semua untuk terlibat aktif mengurangi duka saudara kita di Marrakesh, Maroko.
Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (H.R. Muslim)
Sahabat Amal, para penyintas berusaha ikhlas menghadapi ujian mereka ini. Saatnya kita saling bahu membahu meringankan beban saudara kita buat mereka tersenyum, mari bahagikan mereka dan hapus duka mereka. Silahkan klik tombol di bawah untuk info lebih lanjut terkait donasi untuk korban gempa Maroko