Namanya Ibu Iim, di usia yang sudah tidak lagi muda ia harus berjuang banting tulang mencari nafkah demi hidupi kedua anaknya yang mengalami ODGJ dan Epilepsi.
Suaminya pergi entah kemana meninggalkan ia dan kedua anaknya, untuk menyambung hidup Bu Iim hanya berjualan gorengan dan cilok dengan upah yang tidak seberapa. Meski makanan yang dijualnya buatan sendiri, namun sebagian besarnya adalah milik orang lain.
Sepeda usang miliknya menjadi saksi perjuangan bu iim setiap hari. Ia menawarkan makanan jualannya kepada orang-orang yang ditemuinya dijalan. Apapun bu iim lakukan demi kedua anaknya bisa makan dan sehat.
Meski anak keduanya sering kali mengamuk, ibu iim tetap tabah dan tegar. Sebagian keuntungan dagang nya ibu iim belikan obat.
#Temanbaik Yuk, bantu dan temani Ibu Iim agar tetap tegar dengan donasi kamu!