Badan Kholis setiap hari semakin kurus. Tapi bengkak di kaki semakin membesar.
Nurkholis baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 13, dan baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah dasar.
Nurkholis sejak kecil sudah tinggal bersama kakek dan neneknya. Setiap adzan mahgrib berkumandang, Kholis tidak pernah absen untuk menjadi muadzin di mushola tempat Kholis belajar mengaji.
Bulan Januari kemarin, kholis terjatuh dan kaki kanannya mengalami pembengkakan. Setelah diurut, kaki Kholis sudah mulai sembuh.Namun, ketika kakinya sudah mulai sembuh, kaki Kholis kembali tertimpa kursi. Membuat kaki Kholis mengalami pembengkakan lagi.Semakin hari, pembengkakan kaki kanan Kholis semakin besar membuat Kholis tidak dapat berjalan sejak bulan Maret sampai sekarang.

Dengan dibantu swadaya masyarakat sekitar, Kholis sudah di bawa berobat ke 2 rumah sakit terdekat yang ada di daerahnya. Namun, hasil dari rumah sakit mengatakan bahwa Kholis terkena Kanker Tulang, dan mengharuskan Kholis untuk melakukan operasi besar dan terancam amputasi di kakinya.Dengan kondisi kakek neneknya yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tentu tidak cukup untuk membiayayai pengobatan kaki Kholis. Ditambah sang kakek yang juga tulang punggung keluarga mempunyai penyakit Asma yang sudah parah.
Nurkholis sudah rindu ingin berjalan lagi, rindu untuk bermain kembali bersama teman-teman, dan yang hal yang paling membuat Nurkholis rindu adalah menjadi muadzin di mushola tempat dimana Kholis belajar mengaji. Karena sangat rindu untuk adzan lagi, tak jarang Kholis ketika mendengar adzan maghrib suka menangis sedih.
Yuk. doakan dan bantu Kholis, si muadzin kecil yang terancam Amputasi kaki agar dapat adzan lagi di mushola.
Klik "DONASI SEKARANG"