Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salah satu nikmat yang paling mahal bagi orang yang sudah berhijrah adalah nikmat iman dan Islam.
Alhamdulillah kita masih beruntung bisa mudah mengakses dan dekat dengan majelis ilmu..
Namun berbeda kondisinya ada saudara-saudara kita yang sejatinya berprofesi sebagai petani di pinggiran kabupaten dan Allah pilih mereka untuk dapat hidayah iman dan Islam. Tentu ini bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan baik di internal keluarga maupun eksternal yg dialami para mualaf.

Selesai berladang sore hari, mereka bergegas untuk pulang karena setiap ba'da Maghrib mereka harus berjalan kaki lagi untuk menimba ilmu agama Islam secara kaffah di sebuah garasi rumah hamba Allah.
Mulai belajar ba'da maghrib hingga jam 9 malam, mereka tetap dengan antusias tanpa lelah. Padahal esok hari nya mereka harus berladang lagi.
Mereka belajar mulai dari belajar iqro, belajar wudhu, belajar sholat, dll. Para mualaf tak hanya sudah beragama Islam saja, tapi juga berilmu.
Impian mereka tidaklah muluk-muluk, mereka hanya ingin bisa punya masjid untuk mereka bisa belajar Islam lebih banyak, dimana perlengkapan sholat dan mengajinya cukup untuk mereka semua.
Alhamdulillah ada orang baik mewakafkan tanahnya, tinggal menemukan orang baik lain untuk berjamaah membangun rumah Allah ini.

Wajah Indah Masjid di perkampungan Mualaf pertama di Kalbar

Bantu Masjid ini selesai dibangun, agar menjadi contoh masjid - masjid yang lain.
Ini masjid multimanfaat, sebab di sana akan dibangun berbagai fasilitas baik untuk jamaah maupun untuk warga sekitar. Seperti fasilitas pendidikan layanan sosial dan program pemberdayaan anak .
Jangan lewatkan peluang kebaikan ini
Mari berkontribusi untuk membangun Peradaban Islam di tempat ini yang insyaAllah menjadi amal jariyah untuk bekal ke akhirat kelak.
Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali),“Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.”
QS. Al-Munafiqun (63) : 10
Ulama dan Tokoh yang turut mendukung pembangunan Masjid Ismuhu Yahya

Proses Peletakan Batu Pertama

Proses Pemancangan Tiang Pondasi

Untuk para Muhsinin yang ingin ambil bagian dalam kebaikan amal jariyah ini, silahkan berdonasi dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran transfer Bank dan transfer ke no. rekening yang tertera.
Siapkan Sedekah Terbaikmu Untuk Membangun Rumah Allah
Semoga kita diizinkan Allah untuk bisa punya tabungan rumah di Surga, lewat wasilah membangun rumah Allah ini.
Jauh di mata, dekat di hati
Jauh di mata, dekat dalam do'a

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh