Tentang Program

MOTOR DIFABEL PAK SAMSUDIN

Sepekan lalu kami bersilaturohmi kerumah beliau Pak Samsudin Rt05/Rw03, Dsn. Tanon, Ds. Sidorejo, Kec. Kendal, Kab. Ngawi.

Pak Samsudin dan istri adalah pasangan difabel, istrinya berjalan dengan (maaf) mengesot menggunakan kedua tangannya, sementara pak Samsudin tak bisa berdiri terlalu lama, ia mampu berjalan tetapi dengan satu kaki sebagai tumpuan itupun tak bisa berdiri sempurna apalagi berjalan.


Meskipun demikian beliau ini pejuang nafkah yang ulet dan penuh semangat. Setiap harinya membuat kerupuk karak untuk dijual ke lingkungan kampung saja. 


Hari ini motornya genap berusia 17 tahun, motor istimewa yang beliau gunakan sehari-hari untuk bekerja menjual kerumpuk karak produksi mereka sendiri.

Kini motornya telah usang, sudah sering rusak, bahkan sudah sering mogok ditengah jalan.


"Njih mas kulo nate diseneni sopir trek kalih hampir ditabrak mobil amergi motore kiatrup mati" ("Iya, saya pernah dimarahi supir truk dan hampir ditabrak mobil karena motornya tiba-tiba mati di jalan").

Pernah Mas, suatu hari jualan terus jalannya nanjak motornya gak kuat, akhirnya jatuh dan kerupuknya juga berhamburan, terus ada orang yang nolongi dan kasihan dengan saya, karena kasihan dia nolong dan beli dagangan (karak) saya". Sepenggal cerita beliau tidak ditunjukan kepada saat itu.


Hasil berjualan kelilingnya Sehari kadang hanya dapat 10 rb, 20 rb bahkan kadang hanya 5 rb. untuk penuhi Kebutuhan Sehari hari masih jauh dari cukup ditambah kebutuhan mencakup biaya sekolah kedua anaknya.


Beliau mempunyai keinginan untuk membeli motor yang lebih layak untuk bekerja tapi belum memiliki dana sama sekali. Setelah mendengar cerita dan melihat langsung kehidupan pak Samsudin kami berikhtiar menjadi jembatan kebaikan pengadaan Motor Difabel Pak Samsudin. 

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman program ini adalah milik lembaga (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Amalsholeh.com.
Apakah penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan